

Tulisan ini saya ambil dari AsianBrain Community. Sebuah curhat dari Amalia, tentang kegagalannya di masa lalu dalam praktek internet marketing. Ternyata, ada hal-hal tertentu yang menjadi penyebab kegagalan tersebut? Apa sajakah itu? Silahkan disimak, siapa tahu bermanfaat bagi kita.
Suka Duka Belajar Internet Marketing Dari Nol Besar
Oleh: Amalia
Sudah lama saya bergabung dengan Asian Brain, menimba ilmu dari Ibu Guru yang rendah hati dan bercita-cita mulia, Anne Ahira. Waktu belajar saya tidaklah banyak. Saya masih full time karyawan pabrik, punya 2 anak yang masih kecil, 1 suami yang juga perlu perhatian (he.he..), hmm.. yang sudah ibu-ibu pasti bisa bayangin deh.
Enam bulan pertama sejak bergabung saya sempat “mutung” istilah Jawa-nya alias putus asa. Bagaimana tidak? Bayangin saja, kerja di pabrik betapa keras lingkungannya. Pulang kerja sudah capek “lahir batin” (batin juga capek lho kalau ngadepin bos yang gak mood dan anak buah yang susah diatur, he..he..). Lepas Isya, haha..hihi sebentar dengan anak-anak, nemenin mereka tidur (seringnya saya tertidur duluan sih..). Bila anak-anak sudah tidur, baru deh saya bisa buka internet, baca materi Asian Brain, dan sedikit-sedikit mempraktekkan. Saya sudah bela-belain begitu, belum ada 1 websitepun yang online. Affiliate sayapun nol besar. Perasaan saya waktu itu adalah betapa sia-sianya waktu saya.
Sampai akhirnya Ibu Guru Hira mengumumkan akan mengadakan Seminar memperkenalkan internet marketing ke seluruh Indonesia. Saya jatuh hati dengan misinya dan langsung mendaftar sebagai penyelenggara seminar. Tujuan saya waktu itu adalah bertemu langsung dengan Ibu Guru Hira dan mendapatkan klien sebanyak-banyaknya (dasar mata duitan…).
Kebetulan waktu itu penyelenggarannya di 2 kota yang berdekatan, Cilacap-Purwokerto, jadi alhamdulillaah.. banyak waktu bertukar pikiran dengan Anne Ahira. Selepas seminar, saya renungkan penyebab keputusasaan saya. Kesalahan terbesar saya adalah:
Dua hal pertama di atas, fokus dan praktek sebenarnya adalah wanti-wanti Ahira kepada semua muridnya. Tapi dasar saya murid bandel yach..
Pertemuan dengan Ahira memang mengubah pola pikir dan perasaan saya waktu itu. Sayapun mengubah strategi, jadilah saya sekarang:
Saya yakin, banyak di antara Anda yang baru mulai belajar, sedikitnya mengalami 1-2 hal yang saya alami. Jadi sedikit berbagi cerita, siapa tau bisa kembali menggugah semangat.
Apa saja yang sudah saya dapat sejak berguru ilmu dengan Anne Ahira dan bergabung bersama member Asian Brain yang lain? Wah.. banyak, tapi saya sebutkan yang utama saja yach..:
Saat ini saya sudah pindah domisili dan alhamdulillah suasananya mendukung proses saya. Malah sekarang “mantan pacar” (yang sekarang jadi bapaknya anak-anak) pun sudah turut terjun dalam bisnis online. Sayapun jadi tersanjung, karena dia sekarang juga menjadi webmaster saya. (Terima kasih Ibu Guru Hira, kata-kata Ibu dulu sekarang terwujud deh…).
Gresik, September 2007
Amalia Sekar
You must be logged in to post a comment.
Asian Brain and Anne Ahira Center is powered by WordPress Using Redzonea Sponsored By Read Article
Statistik


Bang Jonru,
kalo boleh sih, jangan sekedar quote deh. kasih link ke web HSEOG saya dong. thanks ya.